Panduan lengkap akses SSH, penggunaan Subdomain Instan Gratis (Auto-HTTPS), menghubungkan Domain Sendiri via CNAME / Cloudflare Tunnel, dan tips deploy aplikasi.
Gunakan Port SSH khusus dan IP Server yang tertera di dashboard Anda.
Jalankan perintah ini di Terminal (sesuaikan port SSH dari dashboard):
54.36.102.15222014).ubuntu ➔ Masukkan password root/user Anda.Setiap VM yang Anda buat otomatis langsung mendapatkan subdomain publik dengan sertifikat SSL aktif tanpa perlu setting DNS!
Subdomain ini langsung terhubung otomatis via Reverse Proxy ke port 80 di dalam VM Anda. Sistem kami secara otomatis menerbitkan dan mengelola sertifikat SSL HTTPS (gembok hijau) tanpa perlu konfigurasi tambahan.
Cukup jalankan web server (Nginx/Apache) atau aplikasi Anda di Port 80 (atau forward port aplikasi Anda ke port 80 via Nginx).
Gunakan domain pribadi Anda (misal app.domainanda.com) menggunakan CNAME ke subdomain VM Anda.
Tambahkan DNS Record tipe CNAME di panel domain Anda:
| Type | Name / Host | Target / Value | Proxy Status |
|---|---|---|---|
| CNAME | app (atau @) | [hostname].id-1.kuloworks.my.id | Proxied (Orange Cloud) / DNS Only |
Jika menggunakan Cloudflare dengan Proxy ON (Orange Cloud), SSL HTTPS akan langsung aktif secara otomatis dari Cloudflare Edge.
Hubungkan port apapun (misal port 3000, 8080, 5000) langsung ke domain Anda tanpa membuka port firewall.
Buka Cloudflare Zero Trust ➔ Networks ➔ Tunnels ➔ Klik Add a Tunnel ➔ Beri nama & Save.
Di tab Public Hostnames: Arahkan domain Anda (misal app.domainanda.com) ke service HTTP ➔ localhost:3000 (atau port app Anda).
Contoh setup cepat project di Ubuntu Linux.
1. Port SSH: Diakses via IP Server dan port unik Anda (misal port 22014).
2. Port 80 (Web): Diakses otomatis dengan HTTPS melalui subdomain https://[hostname].id-1.kuloworks.my.id.
VM pada tier beta free aktif selama 30 hari sejak dibuat, dan memiliki Grace Period 3 hari sebelum penghapusan data.
Ya! Anda memiliki akses root penuh via sudo untuk menginstall package apa saja (Docker, Database, Nginx, Runtime, dll).
Tentu saja! Karena Kulo KVM adalah hardware virtualization (KVM) murni, Anda bisa menjalankan Docker engine dan multi-container secara native.